TNI Gagas Sekolah Gratis 'Jaya Sakti Pintar' di Pedalaman Intan Jaya

    TNI Gagas Sekolah Gratis 'Jaya Sakti Pintar' di Pedalaman Intan Jaya
    Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti. Melalui Pos Hiyabu, prajurit menggelar kegiatan belajar membaca, menulis, dan berhitung bagi anak-anak di Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (18/4/2026).

    INTAN JAYA - Di tengah keheningan alam pedalaman Intan Jaya, Papua Tengah, sebuah kisah inspiratif tentang harapan dan kepedulian terbentang. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, melalui Pos Hiyabu, tak hanya mengemban tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga merajut masa depan anak-anak bangsa. Pada Sabtu (18/4/2026), halaman Pos Hiyabu disulap menjadi gerbang ilmu, tempat prajurit TNI dengan penuh kasih mengajari anak-anak di Distrik Homeyo membaca, menulis, dan berhitung.

    Ini bukan sekadar kegiatan belajar mengajar biasa. Ini adalah wujud pendekatan humanis TNI yang tulus, sebuah upaya membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat, khususnya melalui pilar pendidikan. Keceriaan terpancar dari wajah-wajah polos anak-anak kampung yang berdatangan, mata mereka berbinar penuh rasa ingin tahu, siap menyerap ilmu dari para pengajar berseragam loreng.

    Sejak siang menjelang, suasana belajar terasa hidup. Para prajurit dengan sabar membimbing setiap anak, mengenalkan huruf demi huruf, mengeja kata-kata sederhana, hingga melatih kemampuan berhitung dasar. Metode pengajaran pun dikemas kreatif nan menyenangkan, mulai dari goresan kapur di papan tulis hingga aksi menulis di tanah berdebu menggunakan ranting. Tawa riang dan sorak semangat bergema, menjadi bukti betapa berharganya setiap keberhasilan kecil yang diraih.

    Anike Somou, seorang ibu berusia 35 tahun, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia merasakan langsung dampak positif kehadiran TNI di kampungnya.

    “Kami bangga anak-anak bisa belajar dengan bapak tentara. Mereka jadi lebih pintar dan berani. Ini sangat membantu kami, ” kata Anike Somou.

    Komandan Pos Hiyabu, Kapten Inf Julian, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian integral dari komitmen TNI.

    “Menjaga keamanan tidak cukup hanya dengan kekuatan militer, tetapi juga melalui ilmu dan kasih sayang. Kami ingin anak-anak Papua memiliki masa depan yang lebih baik dengan pendidikan yang mereka dapatkan sejak dini, ” tegas Kapten Inf Julian.

    Ia menambahkan bahwa program sederhana seperti mengajar baca-tulis dan berhitung merupakan fondasi krusial untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan mampu bersaing di masa depan. Program “Jaya Sakti Pintar” ini lebih dari sekadar transfer pengetahuan; ia adalah jembatan yang mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat, sebuah investasi berharga untuk pembangunan sumber daya manusia di tanah Papua. (PERS)

    tniuntukrakyat papuatengah intanjaya homeyo jayasaktipintar pendidikanpapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 113/JS Hibur Anak TK Pogapa,...

    Artikel Berikutnya

    Cukur Gratis TNI di Intan Jaya: Sentuhan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Cukur Gratis TNI di Intan Jaya: Sentuhan Humanis Dekatkan Prajurit dan Warga
    TNI Gagas Sekolah Gratis 'Jaya Sakti Pintar' di Pedalaman Intan Jaya
    Kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut
    Innalillahi: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Duka Mendalam
    Kodim 1714/Puncak Jaya dan Polri Kawal Ketat Gubernur Papua Tengah Tinjau Korban Insiden Sinak, Instruksikan Status Tanggap Darurat dan Biaya Medis Ditanggung Penuh

    Ikuti Kami