Pos TNI Zanepa: Pelayanan Kesehatan 24 Jam untuk Warga Pedalaman Intan Jaya

    Pos TNI Zanepa: Pelayanan Kesehatan 24 Jam untuk Warga Pedalaman Intan Jaya
    Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti melalui Pos Zanep, membuka layanan kesehatan gratis selama 24 jam bagi warga di Kampung Zanepa dan sekitarnya, Sabtu (18/4/2026).

    INTAN JAYA - Di tengah bentangan alam Intan Jaya yang menantang di Papua Tengah, sebuah pos TNI menjadi mercusuar harapan bagi warga pedalaman. Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, melalui Pos Zanepa, tidak hanya menjalankan misi pengamanan, tetapi juga merangkul kebutuhan paling mendasar masyarakat: kesehatan. Sejak Sabtu (18/4/2026), pos ini membuka pintu layanan kesehatan gratis, beroperasi tanpa henti 24 jam demi kenyamanan dan keselamatan warga Kampung Zanepa serta daerah sekitarnya.

    Kehadiran layanan ini menjawab langsung problem klasik yang dihadapi masyarakat pedalaman: terbentang jarak jauh menuju puskesmas dan medan yang kerapkali menyulitkan. Kini, Pos Zanepa menjelma menjadi garda terdepan, tempat pertama yang dituju warga ketika membutuhkan pertolongan medis, sekecil apapun itu.

    Setiap harinya, ruang kesehatan di pos ini ramai dikunjungi. Keluhan beragam datang silih berganti, mulai dari demam anak yang tak kunjung reda, luka ringan akibat aktivitas sehari-hari, batuk pilek yang mengganggu, hingga rasa lelah yang mendera. Tim kesehatan Satgas dengan sigap memberikan respons, menyediakan obat-obatan esensial, vitamin penguat daya tahan tubuh, dan tindakan medis ringan, semuanya tanpa membebani biaya sepeser pun.

    Maria Holumbau (41), salah seorang warga, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia bercerita, kehadiran layanan ini sangat berarti, terutama ketika situasi mendesak.

    “Kalau anak sakit malam hari, kami langsung ke pos. Abang tentara selalu siap membantu. Kami merasa lebih tenang karena tahu ada tempat berobat yang selalu buka, ” ujarnya.

    Komandan Pos Zanepa, Letda Inf Sugeng Watono, menekankan bahwa pelayanan kesehatan adalah bagian tak terpisahkan dari tugas kemanusiaan yang diemban oleh Satgas di wilayah penugasan ini.

    “Selain menjaga keamanan, kami juga ingin memastikan masyarakat tetap sehat. Siapa pun boleh datang kapan saja. Selama kami mampu membantu, kami akan berikan pelayanan terbaik, ” tegasnya.

    Pendekatan humanis melalui layanan kesehatan ini, menurut Letda Inf Sugeng Watono, terbukti sangat efektif dalam menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap TNI. Perlahan tapi pasti, keraguan yang sempat ada kini berganti dengan keterbukaan, bahkan anak-anak pun kini lebih berani mendekat, berobat sambil bercengkerama dengan para prajurit.

    Lebih dari sekadar mengatasi masalah medis, inisiatif ini turut merajut benang persaudaraan antara TNI dan masyarakat. Pos Zanepa kini bukan lagi sekadar pos penjagaan, melainkan menjelma menjadi simbol nyata kepedulian dan kehadiran negara, hadir di jantung masyarakat pedalaman Papua. (PERS)

    tniuntukrakyat papuatengah intanjaya satgasyonif113 layanankesehatan humanistni
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Cukur Gratis TNI di Intan Jaya: Sentuhan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Cukur Gratis TNI di Intan Jaya: Sentuhan Humanis Dekatkan Prajurit dan Warga
    TNI Gagas Sekolah Gratis 'Jaya Sakti Pintar' di Pedalaman Intan Jaya
    Kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Membuat Masyarakat Papua Pegunungan Resah dan Takut
    Innalillahi: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Duka Mendalam
    Kodim 1714/Puncak Jaya dan Polri Kawal Ketat Gubernur Papua Tengah Tinjau Korban Insiden Sinak, Instruksikan Status Tanggap Darurat dan Biaya Medis Ditanggung Penuh

    Ikuti Kami