LANNY JAYA - Senyum kelegaan terpancar dari wajah warga di Kampung Pigitapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Pada Kamis (02/04/2026), kehadiran Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 631/Antang menjadi oase di tengah keterbatasan akses kesehatan yang seringkali dihadapi masyarakat pedalaman.
Dipimpin langsung oleh Letda Inf Ari Santa Manik, tim kesehatan dari Satgas Yonif 631/Antang dengan sigap memberikan pemeriksaan kesehatan umum dan penanganan ringan bagi warga. Lebih dari sekadar pengobatan, prajurit TNI ini juga tak lupa berbagi ilmu penting mengenai pola hidup bersih dan sehat, membekali masyarakat dengan pengetahuan untuk menjaga diri.
Sejak pagi buta, antusiasme warga terlihat jelas. Berbondong-bondong mereka mendatangi pos pelayanan, membawa harapan untuk memeriksakan kondisi kesehatan diri dan keluarga. Kehadiran aparat negara di tengah mereka bukan hanya sekadar memberikan solusi medis, tetapi juga menghadirkan kehangatan, rasa aman, dan kepedulian yang tulus.
“Kami ingin memastikan masyarakat di sekitar pos mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Selain pengobatan, kami juga memberikan edukasi agar warga semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan, ” ujar Letda Inf Ari Santa Manik.
Ia menambahkan, kepedulian ini lahir dari kesadaran akan sulitnya akses kesehatan di daerah terpencil. “Keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah pedalaman menjadi salah satu alasan utama Satgas aktif turun langsung menjangkau masyarakat, ” tegasnya.
Salah seorang warga, yang enggan menyebutkan namanya, tak kuasa menahan rasa syukur. “Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Dengan adanya pelayanan ini, kami bisa berobat tanpa harus jauh ke kota, ” ungkapnya penuh haru.
Kegiatan ini tak hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga merajut erat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Pendekatan humanis yang ditunjukkan para prajurit menjadi pondasi kuat dalam membangun kepercayaan dan menciptakan suasana harmonis di wilayah penugasan. Satgas Yonif 631/Antang membuktikan diri bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, melainkan juga sebagai garda terdepan dalam menyejahterakan masyarakat Papua.
(PERS)
