INTAN JAYA - Suasana hangat dan penuh tawa menyelimuti Taman Kanak-kanak (TK) Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat (17/4/2026). Para prajurit dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, khususnya personel dari Pos Pogapa, mengambil peran istimewa sebagai "guru sehari" bagi anak-anak usia dini. Kehadiran mereka disambut riang gembira oleh para siswa sejak pagi, menciptakan momen belajar yang tak terlupakan.
Dengan semangat berbagi, anggota Satgas mengajarkan dasar-dasar penting seperti pengenalan huruf dan angka, mengajak bernyanyi riang, serta menghelat permainan edukatif yang membuat anak-anak antusias. Puncak keceriaan terjadi saat mereka diajak merasakan serunya latihan baris-berbaris ala TNI, diwarnai canda dan gelak tawa yang membahana, menjadikan sesi belajar semakin hidup dan menyenangkan.
Kegiatan yang lebih dari sekadar pengisi waktu ini, dirancang khusus untuk menanamkan benih semangat belajar sejak dini di hati anak-anak Papua. Ini adalah investasi masa depan, membangun fondasi kuat bagi generasi penerus.
Tak hanya berbagi ilmu, kehangatan Satgas juga terasa melalui pembagian makanan tambahan berupa roti dan susu. Raut wajah polos yang berseri-seri serta untaian ucapan terima kasih yang tulus dari anak-anak menjadi bukti nyata kebahagiaan sederhana yang mereka rasakan, sebuah pemandangan yang mengharukan.
Danpos Pogapa Satgas Yonif 113/Jaya Sakti adalah Kapten Inf Kresna Cakra Wijaya, S.Tr.(Han), mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari program kepedulian Satgas terhadap dunia pendidikan di wilayah penugasan mereka. Ia menekankan pentingnya edukasi bagi masa depan anak-anak.
"Kami ingin adik-adik di sini memahami bahwa sekolah itu penting dan menyenangkan. TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun generasi Papua yang cerdas dan sehat, " kata Kapten Inf Kresna.
Kepala TK Iluguma Pogapa, Kiki A. Lukuaka (34), menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Satgas yang dinilainya memberikan dampak positif luar biasa bagi perkembangan anak didiknya. Ia merasakan perubahan signifikan pada anak-anak.
"Kami sangat berterima kasih. Kehadiran bapak-bapak TNI membuat anak-anak lebih berani, ceria, dan semangat belajar, " ujar Kiki A. Lukuaka.
Menurutnya, interaksi langsung dengan para prajurit TNI tidak hanya memberikan pengalaman berharga, tetapi juga berperan dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan kedisiplinan pada anak-anak. Ini adalah pelajaran hidup yang akan mereka bawa.
Aktivitas penuh makna ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Yonif 113/Jaya Sakti. Mereka tidak hanya menjalankan tugas pengamanan negara, tetapi juga aktif berperan dalam upaya mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia di tanah Papua. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kasih, kehadiran Satgas diharapkan dapat menebar dampak positif yang luas, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara TNI dan masyarakat, terutama dalam membentuk masa depan cerah bagi generasi muda Papua.*
|
Baca juga:
MBG, Senyum Ceria Anak Papua Sambut Sekolah
|

Updates.