INTAN JAYA - Di jantung Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (10/4/2026) menjadi hari yang penuh makna. Satgas Yonif 631/Antang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai tangan yang merangkul, membawa kabar baik melalui program Borong Hasil Tani Rakyat (Rosita) yang berpadu mesra dengan layanan kesehatan.
Serka Yoel, memimpin langsung kegiatan yang terasa begitu personal ini. Ia dan prajuritnya tak segan turun ke kebun, memborong langsung hasil bumi para petani lokal, terutama mama-mama Papua yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga. Sayur-mayur segar dan umbi-umbian yang dipanen dengan penuh cinta kini dibeli langsung oleh TNI, sebuah langkah cerdas untuk mengatrol pendapatan mereka dan menjauhkan dari jeratan tengkulak.
Senyum merekah, tawa riang terdengar. Kehadiran Satgas Yonif 631/Antang di tengah petani bukan sekadar transaksi ekonomi, melainkan jembatan yang mempererat tali persaudaraan, menebar kehangatan di tanah Papua yang subur.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu meningkatkan perekonomian warga dengan membeli langsung hasil tani mereka. Kami berharap langkah sederhana ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, ” kata Serka Yoel, dengan nada tulus yang menyentuh hati.
Tak berhenti sampai di situ, kepedulian Satgas terus mengalir. Setelah memberikan dukungan ekonomi, giliran kesehatan mama-mama dan anak-anak Papua yang menjadi prioritas. Pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat-obatan yang dibutuhkan, serta edukasi kesehatan yang ringan namun penting, menjadi bagian dari aksi sosial ini. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI hadir untuk setiap denyut kehidupan masyarakat.
“Kami juga memberikan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat, terutama ibu dan anak. Harapannya, masyarakat bisa lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, ” tambahnya, penuh harap.
Kegiatan terpadu ini, yang menggabungkan kepedulian ekonomi dan kesehatan, menjadi cerminan komitmen Satgas Yonif 631/Antang. Mereka membuktikan bahwa pengabdian tidak hanya tentang menjaga garis batas, tetapi juga tentang menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat, memberdayakan, dan memberikan solusi nyata untuk meningkatkan kualitas hidup di Sugapa. Harapannya, sinergi ini akan terus tumbuh, memperkuat ikatan harmonis antara TNI dan rakyat, serta mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan. (PERS)
