INTAN JAYA - Di tengah keheningan lanskap Intan Jaya, Papua Tengah, sebuah kisah kepedulian terukir. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (JS) melalui Pos Maya, pada Senin (6/4/2026), mengulurkan tangan tanpa pamrih untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan manifestasi nyata dari pengabdian tulus TNI dalam menjangkau dan membantu warga, terutama di area yang masih bergulat dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas medis. Para prajurit yang memiliki bekal pengetahuan kesehatan, dengan penuh keikhlasan, menyapa warga, menawarkan pemeriksaan, pengobatan, hingga edukasi kesehatan yang sangat berharga.
Sebuah kehangatan menyelimuti kehadiran Pos Maya, membuka pintu harapan bagi seluruh lapisan masyarakat Kampung Maya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Tidak ada sekat, semua warga diterima dengan tangan terbuka.
Komandan Pos (Danpos) Maya, Kapten Inf Farid Makruf, dengan tegas menyampaikan komitmen pasukannya.
“Kami ingin memberikan layanan kesehatan yang terbaik dan siap membantu masyarakat kapan saja tanpa pamrih, ” ujarnya, menunjukkan dedikasi yang mendalam.
Sambutan hangat tak terhindarkan dari masyarakat. Yusuf Wamone, seorang tokoh gereja Kampung Ogeapa, tak mampu menutupi rasa syukurnya.
“Kami sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan ini. Terima kasih kepada Satgas yang telah peduli terhadap masyarakat kami, ” ungkapnya dengan tulus.
Beliau menambahkan harapannya agar aksi mulia ini terus berlanjut, membuka jalan lebih lebar bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan kesehatan. Melalui inisiatif ini, Satgas Yonif 113/JS membuktikan bahwa peran mereka melampaui sekadar pengamanan, namun juga menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Di tengah segala keterbatasan yang ada, kehadiran prajurit TNI di bidang kesehatan ini adalah lentera harapan baru, sebuah bukti nyata bahwa kepedulian dan pengabdian mampu menyalakan optimisme di hati masyarakat Papua. (PERS)
