INTAN JAYA - Suasana ceria menyelimuti Pos Kendetapa Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti di Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (19/4/2026). Bukan rutinitas pengamanan yang mendominasi, melainkan riuh rendah tawa anak-anak Kampung Kendetapa yang asyik bermain sepak bola bersama para prajurit TNI.
Sejak pagi, antusiasme anak-anak Kampung Kendetapa terlihat jelas ketika bola plastik mulai bergulir. Tanpa ragu, mereka berbaur dengan para prajurit, berlari, terjatuh, dan tertawa bersama. Momen sederhana ini berhasil merajut ikatan emosional yang hangat antara TNI dan masyarakat pedalaman.
Tak berhenti di situ, kebahagiaan berlanjut dengan layanan cukur rambut gratis yang disediakan oleh para prajurit. Dengan peralatan seadanya, mereka dengan telaten merapikan rambut anak-anak yang datang, memenuhi berbagai permintaan gaya potongan, mulai dari yang rapi ala tentara hingga model cepak.

Paskalina Migau (41), salah seorang warga, tak kuasa menahan haru melihat perubahan positif pada anak-anak terhadap kehadiran prajurit TNI.
“Dulu anak-anak takut sama tentara, sekarang malah senang datang ke pos. Pulang-pulang sudah rapi dan senang, ” ujarnya sambil tersenyum.
Komandan Pos Kendetapa, Kapten Inf Doriman Rajagukguk, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pendekatan humanis guna mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, terutama generasi muda.
“Kami ingin anak-anak merasa bahwa pos ini adalah rumah mereka juga. Mereka bisa datang untuk bermain, belajar, atau sekadar bercukur. Pintu kami selalu terbuka, ” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan sederhana seperti bermain bola dan cukur gratis ini memiliki dampak besar dalam membangun kepercayaan serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman di tengah masyarakat.
Kehadiran Satgas Yonif 113/Jaya Sakti di Kampung Kendetapa tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan, tetapi juga berupaya menyajikan kebahagiaan dan perhatian tulus bagi masyarakat, khususnya generasi muda Papua. Melalui kebersamaan, canda tawa, dan kepedulian, TNI terus membuktikan bahwa pengabdian kepada rakyat dapat terwujud melalui aksi-aksi sederhana yang sarat makna. (PERS)
