INTAN JAYA - Upaya mempererat hubungan dengan masyarakat terus dilakukan Satgas Yonif 631/Antang melalui pendekatan humanis di wilayah penugasan. Pada Minggu (26/4/2026), personel Satgas menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pembinaan Pertahanan Wilayah (Bintahwil) di Kampung Mamba Bawah, Sugapa Lama, Kabupaten Intan, Papua Tengah.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danpos Titik Kuat (Dan TK), Kapten Inf Andry Suwiatmojo ini menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi dua arah antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas berdialog dengan warga, tokoh adat, serta tokoh masyarakat untuk mendengarkan langsung kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Kapten Inf Andry Suwiatmojo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat.
“Kehadiran kami tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat dan mempererat kebersamaan. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan dapat diselesaikan bersama, ” ujarnya.
Selain menjalin silaturahmi, kegiatan Bintahwil juga diisi dengan penyampaian edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.
Warga Kampung Mamba Bawah menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kehadiran Satgas yang dinilai tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara masyarakat dan aparat.
Goblin (43), salah satu warga setempat menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami merasa lebih diperhatikan. Dengan adanya komunikasi seperti ini, kami bisa menyampaikan langsung kondisi yang kami hadapi, ” tuturnya.
Melalui kegiatan Komsos dan Bintahwil ini, Satgas Yonif 631/Antang berharap dapat terus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Papua Tengah.
Kebersamaan yang terjalin di Kampung Mamba Bawah menjadi bukti bahwa pendekatan dialog dan kepedulian mampu menciptakan rasa aman, memperkuat persatuan, serta mendukung terciptanya stabilitas wilayah yang berkelanjutan.
(PERS)
