Hangat di Tengah Pegunungan Intan Jaya: Cara Humanis TNI Jaga Keamanan Lewat Dialog Bersama Warga Pogapa

    Hangat di Tengah Pegunungan Intan Jaya: Cara Humanis TNI Jaga Keamanan Lewat Dialog Bersama Warga Pogapa
    Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti dari Pos Pogapa memilih membangun kedekatan dengan warga melalui komunikasi sosial (komsos) yang rutin digelar di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (24/4/2026).

    INTAN JAYA - Menjaga keamanan wilayah ternyata tak selalu identik dengan senjata dan patroli bersenjata. Di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pendekatan berbeda justru menjadi kunci. Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti dari Pos Pogapa memilih membangun kedekatan dengan warga melalui komunikasi sosial (komsos) yang rutin digelar, Jumat (24/4/2026).

    Bertempat di depan pasar tradisional Kampung Pogapa, suasana komsos berlangsung santai namun penuh makna. Personel TNI tampak berbaur dengan tokoh adat, pemuda, hingga anak-anak. Tanpa sekat, percakapan mengalir hangat membahas berbagai hal, mulai dari situasi keamanan hingga kondisi ekonomi warga seperti hasil kebun.

    Komandan Pos (Danpos) Pogapa, Kapten Inf Kresna Cakra Wijaya menegaskan bahwa komsos merupakan cara paling efektif untuk memahami kondisi riil masyarakat di lapangan.

    “Kalau kita sudah dekat dengan masyarakat, mereka tidak akan sungkan melapor jika ada gangguan. Tujuan kami satu, memastikan warga merasa aman dan nyaman saat beraktivitas, baik di kebun, di pasar, maupun saat anak-anak bermain, ” ujarnya.

    Menurutnya, pendekatan humanis seperti ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang. Kepercayaan yang dibangun perlahan mampu menghapus rasa curiga yang sebelumnya sempat muncul.

    Hal serupa diungkapkan oleh salah satu warga, Gayus Bagubau (46), yang merasakan langsung perubahan situasi di kampungnya sejak kehadiran Pos Pogapa.

    “Dulu kami sering merasa takut. Sekarang ada pos dan anggota TNI yang baik, kami jadi lebih tenang. Pergi ke kebun juga tidak khawatir lagi, ” katanya.

    Kegiatan komsos ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, hingga informasi penting terkait kondisi kampung. Dari sinilah, sinergi antara aparat dan warga terus diperkuat.

    Bagi Satgas Yonif 113/Jaya Sakti, keamanan bukan hanya soal kesiapsiagaan militer, melainkan juga tentang membangun rasa aman melalui kedekatan emosional. Dengan rutinitas komsos yang konsisten, mereka berupaya memastikan masyarakat dapat menjalani kehidupan sehari-hari tanpa rasa was-was.

    Pendekatan ini sekaligus menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada pertahanan, tetapi juga pada kemampuannya merangkul dan menjadi bagian dari masyarakat.  (PERS)

    tnimanunggalrakyat papuatengah intanjaya komsostni yonif113jayasakti beritapapua tniuntukrakyat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Ringankan Beban Warga Pedalaman, Satgas...

    Artikel Berikutnya

    Sentuhan Hangat di Dingin Pegunungan Intan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Dari Dialog hingga Pengobatan Gratis, Satgas Yonif 113/JS Hadirkan Layanan Humanis untuk Warga Zanepa
    Senyum Ceria di Pogapa: Cara Sederhana TNI Dekatkan Diri Lewat Sebungkus Indomie
    Di Tengah Krisis Air Pegunungan Papua, TNI Buka Akses Air Bersih untuk Warga Engganengga
    Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan
    Di Balik Keringat dan Tekad, Personel Lanud Sjamsudin Noor Jalani Tes Kesamaptaan Demi Kenaikan Pangkat

    Ikuti Kami